Ambo Dalle Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, TP2GD Sarankan Melalui Prosedur
Kepala Dinas Sosial Sulsel Andi Irawan Bintang di hadapan para Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Sulsel dalam sebuah rapat Kamis, 13 Juli 2023 di Kantor Dinas Sosial Sulsel. Mengusulkan Ulama Sulsel KH Abdul Rachman Ambo Dalle sebagai pahlawan nasional.
Menurut Andi Irawan, KH Ambo Dalle pada dasar sudah memungkinkan untuk diusulkan jadi pahlawan nasional karena sudah mendapat penghargaan negara ‘Nararia’ dari Presiden RI BJ Habibi.
” Memang kami sudah dihubungi panitianya untuk melaksanakan seminar. Tapi saya harus juga menyampaikan para tim pengkaji bahwa usulan dari pihak gurutta Ambo Dalle sudah ada ke kami. Tinggal bagaimana tim pengkaji menilai hal ini, ” tutur Andi Irawan yang didampingi Haerati pejabat fungsional Bidang Kepahlawanan Dinsos Sulsel.
Dalam rapat itu Prof Andi Ima Kesuma mewakili tim pengkaji gelar kepahlawanan menilai jika pengusulan ini harus melalui prosedur, bukan person perperson.
Mestinya, kata beberapa anggota tim pengkaji, pihak yang mengusulkan gurutta untuk mendapatkan gelar pahlawan, terlebih dahulu melibatkan TP2GD sebagai tim legal yang dibentuk oleh gubernur. Sehingga TP2GD tidak dipandang sebelah mata.
” Bukan berarti TP2GD ini yang menentukan tapi alangkah eloknya kalau keluarga yang mengusulkan bertemu dulu dengan kami agar terkesan melalui prosedur. Apalagi ada beberapa hal tertentu yang harus dipenuhi dan TP2GD punya pengalaman untuk itu, ” tutur anggota TP2GD Andi Ahmad Saransi.
Melihat kondisi rapat TP2GD dengan tanggap langsung mengundang pihak pengusul via telpon untuk menjelaskan duduk masalah sehingga gurutta Ambo Dalle diusul jadi pahlawan nasional.
EM Adlin mewakili tim pengusul dengan tanggap datang dalam rapat
Ia berharap agar kepada TP2GD tetap membantu menfasilitasi tim kerja untuk melengkapi berkas calon pahlawan nasional KH Ambo Dalle.
Rapat Tim Pengkaji dihadiri Prof Andi Ima Kesuma mewakili guru besar UNM Dr Andi Suriadi sejarahwan Unhas, Dr M Rasyid Ridha, Dr Ilham Dg Makkelo, Hasan Basri Ambarala dari Direktur Pusat Kajian Budaya Nasional, Andi Mappamadengrukka tokoh masyarakat, Kolonel Agus dari Kodam Hasanuddin, Muhammad Bakti, Andi Ahmad Saransi, Muhammad Aras dan Haerati dari Dinsos Sulsel.(*)
Sumber informasi dari intiberita.co.id
Tinggalkan Balasan